KEKHAWATIRAN TIDAK BERIMAN masih jadi penghalang orang untuk berasuransi. Pembicaraan yang terdengar adalah, bahwa kita tidak boleh percaya dan berharap pada dunia. Harusnya percaya pada Tuhan saja, bukan pada segala macam asuransi jiwa. Jadi, kalau bicara tentang Asuransi Jiwa sebagai bagian dari iman, terdengar seperti memanfaatkan agama untuk jual Asuransi Jiwa.
Catatan tentang Asuransi di Indonesia ini merupakan kumpulan posting di facebook.
Consultation
Donny A. Wiguna CFP, QWP, AEPP, QFE adalah QUALIFIED FINANCIAL EDUCATOR, dari FPSB sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melayani konsultasi dan bantuan penjelasan serta pelatihan Asuransi, Investasi, Dana Pensiun, dan Estate Planning. Berpengalaman mengajar dalam keuangan sejak 2007.
Hubungi Donny A. Wiguna dengan SMS atau Whatsapp di 0818-222-634
Area Bandung dan Jakarta serta sekitarnya.
Pencarian
Tuesday, September 13, 2016
Saturday, September 10, 2016
EPILOGUE
SUSTER KEPALA ITU SUDAH MENGABDI 28 TAHUN di Rumah Sakit yang nyaman ini. Dengan masa kerja selama itu, bercakap-cakap dengannya memberi banyak kisah, banyak penuturan. Sedih dan gembira, sukacita dan dukacita. Juga kisah-kisah tentang kematian, karena seorang suster mempunyai pengalaman yang tidak dialami orang lainnya.
Bayangkan, berjaga di dini hari. Jam dua pagi. Mendengar erangan pasien, suara perlahan pun terdengar di lorong yang sepi. Suster yang pertama masuk menjenguk, melihat keluarga yang sedang menunggu pun sedang tertidur pulas di sofa, tidak terbangun oleh erangan itu. Kondisi krisis, dan pagi yang tenang segera berubah menjadi heboh. Dokter jaga dipanggil. Usaha resusitasi dilakukan, tapi Yang Maha Kuasa bermaksud lain.
Dua jam kemudian, menjelang subuh, pasien dinyatakan meninggal dunia. Berapa banyak orang yang berpengalaman memandang kematian demi kematian seperti seorang suster senior?
Bayangkan, berjaga di dini hari. Jam dua pagi. Mendengar erangan pasien, suara perlahan pun terdengar di lorong yang sepi. Suster yang pertama masuk menjenguk, melihat keluarga yang sedang menunggu pun sedang tertidur pulas di sofa, tidak terbangun oleh erangan itu. Kondisi krisis, dan pagi yang tenang segera berubah menjadi heboh. Dokter jaga dipanggil. Usaha resusitasi dilakukan, tapi Yang Maha Kuasa bermaksud lain.
Dua jam kemudian, menjelang subuh, pasien dinyatakan meninggal dunia. Berapa banyak orang yang berpengalaman memandang kematian demi kematian seperti seorang suster senior?
Friday, September 9, 2016
LEVERAGE alias pendongkrakan
SEMUA BISNIS YANG BERTUMBUH CEPAT MEMBUTUHKAN LEVERAGE, untuk mendongkrak kapasitasnya. Leverage itu pada prinsipnya ada dalam empat macam: peningkatan modal, peningkatan jaringan kerja, peningkatan akuisisi teknologi dan informasi, dan peningkatan melalui peraturan. Yang paling umum adalah peningkatan modal finansial, yang caranya ada dua: pertama, dengan berhutang, dan kedua, menjual saham untuk menarik pemodal.
Duh, apakah terdengar akademik sekali?
Duh, apakah terdengar akademik sekali?
Wednesday, September 7, 2016
Hitungan Asuransi Kesehatan
DI AMERIKA, KEMATIAN KARENA TIDAK MEMILIKI ASURANSI KESEHATAN TERNYATA CUKUP TINGGI. Kira-kira ada 20.000 - 45.000 kematian per tahun karena tidak mempunyai asuransi kesehatan yang cukup memadai. Di Amerika orang yang tidak diasuransikan lebih mungkin meninggal dibandingkan dengan mereka yang mempunyai asuransi. Bagaimana dengan Indonesia? Tidak tahu. Belum ada penelitian yang detail tentang hal ini dan dipublikasikan.
Tuesday, September 6, 2016
Ambil Risiko, Tolak Asuransi?
PERASAAN PANIK DAN CEMAS INI BANYAK DIRASAKAN, bahkan oleh para pebisnis kawakan. Untuk merasakannya, coba jalan-jalan ke mall. Lihat betapa banyak tenant berganti. Lihat banyak orang berjalan-jalan, hanya melihat-lihat. Mereka bercanda, mereka beli makanan, namun mereka tidak berbelanja. Orang ada di sana, tapi transaksi tidak terjadi.
Friday, September 2, 2016
SURRENDER.... sambil merasa marah?
ASURANSI ADALAH PERJANJIAN YANG BISA DIHENTIKAN DI TENGAH JALAN, oleh phak pertama, Perusahaan Asuransi, maupun pihak kedua, Pemegang Polis. Untuk polis Asuransi Jiwa yang kontraknya berlaku bertahun-tahun, kemungkinan penghentian tidak bisa diabaikan karena merupakan hak dari kedua belah pihak. Prinsip dasar dari penghentian adalah kegagalan memenuhi prinsip Utmost Good Faith atau Uberrimae Fidei -- tentang hal ini bisa dibaca di sini.
Thursday, September 1, 2016
Tidak Cukup
PAGI INI, TELEMARKETER SUDAH NELPON, dan percakapan kami kira-kira seperti ini:
"Selamat pagi, dengan Pak Donny Adi Wiguna?"
"Ya"
"Perkenalkan Pak, nama saya Bertha dari xxxxx. Kami ada program yang khusus dan baik untuk Bapak sebagai pemegang kartu kredit Platinum. Kartu kredit Bapak masih aktif, Pak?"
"Masih"
"Mohon waktu Bapak tiga menit saja. Kami mau memberikan manfaat bagus sekali untuk Bapak dan keluarga. Bapak sudah berkeluarga, bukan?"
"Sudah"
"Nah, Pak, kalau Bapak atau anggota keluarga di rawat di rumah sakit, kami akan memberikan santunan harian sebesar Rp 300.000 per hari Pak, tunai. Mudah, tinggal kirim kuitansinya pada kami, fotocopy juga boleh. Bisa dipakai untuk membayar biaya rumah sakit, kalau masuknya ke ICU diberi manfaatnya dobel lho Pak."
"Asuransi kan? Saya sudah ada."
"Oh, bagus kalau Bapak sudah ada, ini bisa dobel klaim loh Pak. Jadi Bapak klaim ke asuransi Bapak, juga bisa klaim dan terima manfaat dari kami."
"Tapi kan manfaatnya hanya Rp 300.000 sehari. Berapa premi yang harus saya bayar?"
"Dapat uangnya kan besar, Pak. Setahun bisa ditanggung 100 hari, jadi total Rp 30 juta. Bapak sebulan hanya bayar premi Rp 500.000 saja."
"Makasih deh. Saya sudah punya Asuransi Kesehatan kok."
"Iya Pak, ini kan bisa dobel klaim"
"Selamat pagi, dengan Pak Donny Adi Wiguna?"
"Ya"
"Perkenalkan Pak, nama saya Bertha dari xxxxx. Kami ada program yang khusus dan baik untuk Bapak sebagai pemegang kartu kredit Platinum. Kartu kredit Bapak masih aktif, Pak?"
"Masih"
"Mohon waktu Bapak tiga menit saja. Kami mau memberikan manfaat bagus sekali untuk Bapak dan keluarga. Bapak sudah berkeluarga, bukan?"
"Sudah"
"Nah, Pak, kalau Bapak atau anggota keluarga di rawat di rumah sakit, kami akan memberikan santunan harian sebesar Rp 300.000 per hari Pak, tunai. Mudah, tinggal kirim kuitansinya pada kami, fotocopy juga boleh. Bisa dipakai untuk membayar biaya rumah sakit, kalau masuknya ke ICU diberi manfaatnya dobel lho Pak."
"Asuransi kan? Saya sudah ada."
"Oh, bagus kalau Bapak sudah ada, ini bisa dobel klaim loh Pak. Jadi Bapak klaim ke asuransi Bapak, juga bisa klaim dan terima manfaat dari kami."
"Tapi kan manfaatnya hanya Rp 300.000 sehari. Berapa premi yang harus saya bayar?"
"Dapat uangnya kan besar, Pak. Setahun bisa ditanggung 100 hari, jadi total Rp 30 juta. Bapak sebulan hanya bayar premi Rp 500.000 saja."
"Makasih deh. Saya sudah punya Asuransi Kesehatan kok."
"Iya Pak, ini kan bisa dobel klaim"
Subscribe to:
Posts (Atom)






