Consultation

Donny A. Wiguna CFP, QWP, AEPP, QFE adalah QUALIFIED FINANCIAL EDUCATOR, dari FPSB sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melayani konsultasi dan bantuan penjelasan serta pelatihan Asuransi, Investasi, Dana Pensiun, dan Estate Planning. Berpengalaman mengajar dalam keuangan sejak 2007.

Hubungi Donny A. Wiguna dengan SMS atau Whatsapp di 0818-222-634
Area Bandung dan Jakarta serta sekitarnya.

Pencarian

Sunday, June 26, 2016

Asuransi Jiwa Tuh...

ASURANSI JIWA, seperti asuransi lainnya, TIDAK MEMBERI KEUNTUNGAN. Asuransi tidak memberi profit; orang tidak mendapatkan kelebihan karena mengikuti Asuransi.
Asuransi Jiwa juga tidak menjamin masa depan Anda. Percayalah, masa depan Anda tidak menjadi lebih baik karena Asuransi. Asuransi Jiwa tidak melindungi Anda, tidak membuat Anda menjadi kebal penyakit, atau bebas dari masalah.
Jika Anda adalah Agen Asuransi (dan saya yakin di sini banyak sekali pebisnis sebagai Agen) -- jika Anda sedang menawarkan suatu 'keuntungan' karena mengikuti Asuransi Jiwa.... yah, mungkin Anda salah.
Asuransi jiwa tidak menyelamatkan jiwa, atau kehidupan. Itu adalah bagiannya Tuhan. Tidak ada yang dapat menggantikan-Nya.
Asuransi adalah perjanjian, antara penanggung dengan tertanggung. Isi perjanjiannya: tertanggung akan membayar premi, dan penanggung akan memberikan sejumlah Uang Pertanggungan sesuai dengan deklarasi dalam Polis, alias Kontrak Asuransi.
Asuransi itu adalah suatu kepastian: ketika musibah seperti yang dinyatakan dalam Polis terjadi, pasti tersedia Uang Pertanggungan, selama premi yang harus dibayar tetap dibayar. Premi yang nilainya lebih kecil daripada Uang Pertanggungan.
Jadi, pasti mengeluarkan sejumlah uang dalam jumlah kecil, sehingga ketika terjadi musibah yang tidak terduga, akan dibayarkan uang dalam jumlah besar dibandingkan yang dibayar itu.
Masalahnya, jumlah yang 'besar' itu mungkin tidak cukup besar. Berapakah 'besar' yang pantas, jika kita memandang ke masa depan yang jauh, puluhan tahun lagi dari sekarang? Mungkin 10 tahun lagi, uang 1 Milyar Rupiah itu hanya cukup membeli mobil yang saat ini harganya 300 juta Rupiah. Mungkin, Siapa tahu? Mungkin uang itu akan habis dalam waktu 2 tahun saja.
Satu hal dalam hidup, jika orang tidak bertambah tua pastilah ia meninggal dunia. Berapa yang ditinggalkan seseorang ketika meninggal dunia?
Berapakah uang yang PASTI layak diteruskan kepada keturunan berikutnya?
Membuat asuransi bukanlah tentang membayar premi paling murah, melainkan membuat suatu kepastian, suatu penjaminan, yang memang layak.

1 comment:

  1. JOIN NOW !!!
    Dan Dapatkan Bonus yang menggiurkan dari dewalotto.club
    Dengan Modal 20.000 anda dapat bermain banyak Games 1 ID
    BURUAN DAFTAR!
    dewa-lotto.name
    dewa-lotto.org

    ReplyDelete