Consultation

Donny A. Wiguna CFP, QWP, AEPP, QFE adalah QUALIFIED FINANCIAL EDUCATOR, dari FPSB sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi yang diakui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Melayani konsultasi dan bantuan penjelasan serta pelatihan Asuransi, Investasi, Dana Pensiun, dan Estate Planning. Berpengalaman mengajar dalam keuangan sejak 2007.

Hubungi Donny A. Wiguna dengan SMS atau Whatsapp di 0818-222-634
Area Bandung dan Jakarta serta sekitarnya.

Pencarian

Thursday, July 21, 2016

Fiduciary Agent

AGEN FIDUSIA adalah istilah bagi Agen yang sungguh-sungguh bisa dipercaya oleh kliennya. Fiduciary Agent adalah seseorang yang dituntut untuk bertindak bagi kepentingan pihak lain (klien) dengan kewajiban untuk berniat baik, bisa dipercaya, bisa jaga rahasia, memeihara secara masuk akal dan rajin, loyal, mengungkapkan semua, mencatat dengan teliti, serta jujur. Kewajiban ini menjadi beban fiduciary agent untuk bertindak memenuhi kepentingan dari prinsipal, atau klien.

Tidak semua agen adalah atau bersedia menjadi agen fidusia, namun artikel ini ditulis sepenuhnya dengan niat sebagai agen fidusia. Demikian juga jika Anda membaca tulisan ini sebagai sharing dari seorang agen, maka yang membagikan tulisan ini juga berniat menjadi agen fidusia.

Sebagai agen fidusia, dimulai dengan suatu kejujuran -- dan permohonan maaf kalau berkata terus terang ini mungkin terasa menyinggung perasaan. Saya tidak bermaksud untuk merendahkan siapapun, namun melihat realita adalah permulaan terbaik dalam perencanaan keuangan.

Yang pertama, pada hari ini banyak orang yang tidak mempunyai kondisi baik dalam keuangannya. Banyak orang secara ekonomi memutuskan berdasarkan penawaran dan program pemasaran yang datang padanya: ada penawaran kartu kredit, kredit tanpa agunan, beli berbagai produk konsumer... dan menyebabkan kekacauan keuangan.

Begini, sebelum mampu membuat suatu perencanaan keuangan jangka panjang, orang perlu menyelesaikan masalahnya dalam jangka pendek. Sayangnya, banyak orang yang tidak menangani masalahnya dengan cepat, sehingga tetap terbenam dalam kesulitan dalam jangka panjang.

Percayalah, bahwa membeli produk keuangan apapun tidak akan menyelesaikan masalah ekonomi yang muncul dari kebiasaan yang salah. Agen fidusia bisa membantu dengan cara menunjukkan solusi; tapi kebanyakan langkah dan pekerjaan harus dilakukan oleh klien sendiri.

Harus bekerja lebih baik. Harus mengurangi pengeluaran, hidup lebih hemat. Harus merubah kebiasaan, beberapa bahkan harus mengubah impian dan angan-angan. Tingkatkan produktivitas, kerja lebih keras dan cerdas, sampai masalahnya bisa selesai.

Orang yang tidak bersedia mengerjakan pekerjaan rumahnya, tidak bisa terus menerus dilayani oleh agen fidusia. Silakan hubungi kami kembali jika telah siap membuat perubahan dalam hidup -- suatu perubahan yang tidak selalu nyaman dan aman.

Yang kedua, agen fidusia perlu memahami jika ada orang-orang dalam keadaan masih berjuang, masih berproses untuk menyelesaikan kondisinya. Dibutuhkan waktu dan modal dan perhatian dari orang yang sedang berjuang.

Agen fidusia tidak akan mendesak orang yang dalam proses untuk segera membuat ikatan dengan suatu layanan finansial, entah beli asuransi atau berinvestasi. Nanti saja beli asuransinya, kalau sudah siap. Kalau anak-anak sudah dibayar uang masuk kuliahnya. Kalau hutang yang besar itu sudah dilunasi.

Percayalah, agen fidusia Anda tidak akan pergi kemana-mana. Ketika Anda siap, kami juga siap untuk melayani.

Yang ketiga, agen fidusia sendiri masih tetap seorang manusia. Lihatlah definisi tentang agen fidusia di paragraf pertama, di sana tidak disebutkan tentang agen yang sempurna. Artinya, agen fidusia sendiri masih perlu meningkatkan diri, menjadi lebih baik lagi.

Ada yang bilang, agen asuransi sudah terbiasa dengan penolakan; bisnis asuransi adalah bisnis penolakan. Bagi agen fidusia, hal ini idak benar. Jika ada nasabah yang menolak karena kondisi keuangannya masih kacau, itu bukan penolakan melainkan seleksi. Jika ada nasabah yang menunda keputusan karena sedang berproses, itu bukan penolakan melainkan penundaan. Dan jika ada nasabah yang menolak agen fidusia karena bersikap bodoh, maka yang bersangkutan harus menanggapinya dengan serius.

Agen fidusia tidak akan berdiam diri mengetahui dirinya ditolak karena kesalahan bodoh yang dilakukannya. Menjadi benar dan dapat dipercaya adalah ukuran utama. Penolakan karena kesalahan menuntut perbaikan dari perbuatan salah. Mungkin hari ini salah karena ketidak-tahuan, atau ketidak-mengertian, namun besok tidak lagi berbuat salah yang serupa.

Dalam beberapa hal, agen fidusia akan bersikap berbeda. Jalan-jalan ke luar negeri karena prestasi penjualan adalah hal yang menyenangkan, namun agen fidusia menghormati biaya yang dikeluarkan. Kebanggaan bukan karena bisa jalan-jalan melainkan karena mampu melayani kebutuhan klien dengan baik. Banyak agen fidusia yang tidak terlalu gemar pergi beramai-ramai secara demikian.

Anda bisa mempercayakan seluruh rahasia Anda kepada agen fidusia. Jangan khawatir, agen fidusia tidak berperan untuk jadi penceramah atau penegur yang menilai dan menghakimi kliennya. Sebaliknya agen fidusia akan merahasiakan segala informasi klien.

Segala dokumen yang berkaitan dengan transaksi oleh klien, seperti form setoran, bukti klaim, dan lain sebagainya, akan dirahasiakan. Pasti tidak akan dimuat di media sosial! Agen fidusia juga tidak akan menceritakan siapa saja yang menjadi nasabahnya. Mungkin sekali waktu akan menceritakan peristiwa yang terjadi pada kehidupan klien, nampun pastinya tidak akan memberikan info tentang siapa diri kliennya itu.

Agen fidusia yang kompeten selalu memulai dengan pengumpulan data dan tujuan keuangan, serta melakukan analisa yang komprehensif, holistik. Nasabah tidak selalu hanya butuh asuransi, mungkin ia juga butuh investasi reksa dana, atau menaruh dananya di bank. Atau buat modal usaha.

Ketika kepentingan utama klien adalah modal kerja, agen fidusia tidak akan menyuruh memakai dana itu membeli asuransi, misalnya. Kode etik menjadi pegangan agen fidusia, yang membedakannya dari agen-agen lainnya.

Agen fidusia juga biasanya bekerja pada perusahaan yang mempunyai norma kode etik yang ketat; bagaimanapun, agen fidusia pasti menghindari konflik internal dengan perusahaannya sendiri. Sebelum agen fidusia bekerja dengan sebuah perusahaan, tentu ia telah mempelajari perusahaan itu secara mendalam -- bukan hanya soal komisi dan bonus saja.

Bagi saya, bagi kami, pekerjaan ini bukan murni tentang mencari keuntungan. Ini adalah passion, suatu misi kehidupan, untuk menolong sesama manusia lebih baik secara finansial.


Kami bangga menjadi agen fidusia.


Sampai besok lagi....

No comments:

Post a Comment